{"id":20018,"date":"2024-06-21T10:11:56","date_gmt":"2024-06-21T03:11:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/?p=20018"},"modified":"2025-09-18T16:04:45","modified_gmt":"2025-09-18T09:04:45","slug":"kenali-7-metrik-google-analytics-yang-penting-untuk-traffic-website","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/kenali-7-metrik-google-analytics-yang-penting-untuk-traffic-website\/","title":{"rendered":"Kenali 7 Metrik Google Analytics 4 yang Penting Untuk Traffic Website"},"content":{"rendered":"<h1><b>Kenali 7 Metrik Google Analytics 4 yang Penting untuk Traffic Website<\/b><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami metrik Google Analytics 4 adalah suatu keharusan bagi para pemilik website, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">digital marketer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, maupun praktisi SEO. Dengan membaca dan mengidentifikasi metrik yang tepat, kamu dapat mengidentifikasi konten mana yang paling disukai audiens, sumber traffic website, hingga menemukan titik-titik krusial yang harus diperbaiki untuk mempermudah journey dari audiens pada website.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel ini akan membahas secara mendalam terkait bagaimana cara menggunakan Google Analytics 4 beserta 7 metrik kunci dalam Google Analytics 4 yang wajib untuk dipantau guna meningkatkan traffic dan mencapai goals digital dalam website.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Google Analytics 4?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"http:\/\/analytics.google.com\">Google Analytics 4<\/a> adalah sebuah alat analisis website gratis dari Google yang berfungsi untuk melacak dan melaporkan lalu lintas (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">traffic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) website secara detail. Google Analytics 4 (GA) merupakan versi terbaru dan memiliki fitur lebih lengkap dari pendahulunya, yaitu Universal Analytics (UA).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan Universal Analytics (UA) yang berfokus pada sesi (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">session-based<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), Google Analytics 4 (GA4) menggunakan analisis data berbasis peristiwa (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">event-based<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Artinya, setiap interaksi audiens mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">scrolling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, klik tombol, mengisi formulir, menekan tombol kontak kami, dan lainnya akan langsung tercatat sebagai sebuah \u201cperistiwa\u201d atau \u201cevent\u201d. Oleh karena itu, metode ini diklaim dapat menghasilkan data yang lebih holistik dan terperinci mengenai aktivitas digital audiens selama berinteraksi dengan website secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">real-time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Untuk lebih detail mengenai pembaruan (<em>update<\/em>) pada Google Analytics 4, kamu bisa baca artikel berikut: <a href=\"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/apa-yang-baru-di-google-analytics-4\/\"><strong>Apa yang Baru di Google Analytics 4?<\/strong><\/a><\/p>\n<h2><b>Fungsi Google Analytics 4<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Google Analytics 4 berfungsi untuk untuk membantu memahami perilaku digital audiens dan mengukur performa website. Berikut adalah beberapa fungsi spesifik dari Google Analytics 4:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Menganalisa Traffic Website<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 16px;\">Google Analytics 4 dapat\u00a0 menunjukkan dari mana saja pengunjung datang, apakah dari pencarian organik (Google, Bing), media sosial (Facebook, Instagram), referral (tautan dari situs lain), atau direct (langsung mengetik alamat URL). Informasi ini krusial untuk mengetahui saluran pemasaran mana yang paling efektif dan digital marketer dapat memilih media apa yang sesuai untuk kampanye marketing.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Memahami Perilaku Pengguna<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan model data berbasis peristiwa (event-based), pengguna bisa melacak secara detail apa yang dilakukan audiens pada website, seperti halaman atau blog apa yang paling sering dikunjungi, berapa lama mereka berinteraksi, tombol apa saja yang mereka klik, serta seberapa sering mereka berkunjung ke website.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Mengukur Keterlibatan (Engagement)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Google Analytics 4 kini hadir dengan beragam metrik baru, salah satunya adalah Engaged sessions dan Average engagement time yang lebih akurat dalam mengukur interaksi pengguna dibandingkan metrik lama seperti Bounce Rate.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Optimasi Konversi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengguna dapat mengatur event khusus sebagai konversi, misalnya pendaftaran newsletter, pengunduhan e-book, atau transaksi pembelian. GA4 akan melacak berapa banyak konversi yang terjadi dan dari mana asalnya. Hal ini tentunya akan sangat membantu digital marketer dalam mengukur keefektifan kampanye digital yang djalankan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Mendapatkan Data Demografis<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan analisis yang lebih mendalam terkait aktivitas digital audiens, kini pengguna dapat lebih memahami siapa sebenarnya yang menjadi audiens pada website. Secara detail, pengguna dapat melihat data demografis seperti rentang usia, jenis kelamin, lokasi geografis, dan lainnya. Data ini sangat berharga untuk personalisasi konten dan strategi penargetan iklan yang mungkin akan dijalankan pada website.<\/span><\/p>\n<h2><b>Metrik Google Analytics 4 yang Penting Untuk Performa Website<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-family: arial, helvetica, sans-serif;\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-20026 size-full\" src=\"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/02-1.jpg\" alt=\"Cara menggunakan Google Analytics 4\" width=\"730\" height=\"542\" srcset=\"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/02-1.jpg 730w, https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/02-1-620x460.jpg 620w\" sizes=\"(max-width: 730px) 100vw, 730px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar dapat menggunakan fungsi Google Analytics 4 secara maksimal, berikut adalah 7 Metrik Penting yang harus diperhatikan:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Page Views (Tayangan Halaman)\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Page views<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah total jumlah halaman yang dilihat oleh audiens. Jika seorang pengguna mengunjungi satu halaman, lalu memuat ulang halaman tersebut, itu akan dihitung sebagai dua <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">page views<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Metrik ini memberikan gambaran kasar tentang seberapa populer konten Anda. Halaman dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">page views<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tinggi biasanya merupakan konten yang paling banyak menarik perhatian.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>Cara menggunakan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Pengguna dapat mengidentifikasi halaman dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">page views<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tertinggi. Kemudian, pengguna dapat menganalisis mengapa halaman tersebut menjadi populer. Apakah karena topiknya menarik atau karena peringkat SEO-nya bagus atau lainnya. Pengguna juga dapat menggunakan strategi yang sama untuk halaman maupun konten website lain agar semakin optimal.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Users (Pengguna)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Metrik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Users<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat menunjukkan jumlah pengunjung unik yang datang ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam rentang waktu tertentu. Google Analytics 4 dapat membedakan antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Total Users<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (semua pengguna yang pernah berkunjung) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">New Users<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (pengguna yang baru pertama kali datang). Metrik ini penting untuk mengukur jangkauan dan pertumbuhan audiens pada website.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>Cara menggunakan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Perhatikan rasio antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">New Users<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Returning Users<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (pengguna kembali). Pertumbuhan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">New Users<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang stabil menandakan strategi akuisisi berhasil dilakukan. Sementara itu, jumlah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Returning Users<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tinggi menunjukkan bahwa konten website berkualitas dan berhasil membangun loyalitas.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Session (Sesi)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Session<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah serangkaian interaksi yang dilakukan oleh seorang pengguna di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Anda dalam satu periode kunjungan. Sesi dimulai saat pengguna membuka situs Anda dan berakhir setelah 30 menit tidak ada aktivitas. Semua tindakan yang dilakukan pengguna dalam rentang waktu tersebut seperti melihat beberapa halaman, mengklik tautan, atau scrolling halaman, semuanya akan terhitung sebagai satu sesi.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>Cara menggunakan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jumlah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sessions<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tinggi menandakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kamu sering dikunjungi. Analisis metrik ini bersama dengan metrik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">traffic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> digunakan untuk melihat dari kanal (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">channel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) mana sesi terbanyak berasal. Ini dapat membantu pengguna mengalokasikan sumber daya pemasaran dengan lebih efisien.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Bounce Rate (Rasio Pentalan)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun Google Analytics lebih menekankan pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Engagement Rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, metrik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bounce Rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (Rasio Pentalan) masih tersedia dan relevan untuk digunakan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bounce Rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah persentase sesi yang hanya melihat satu halaman dan tidak melakukan interaksi apapun sebelum meninggalkan situs. Dalam Google Analytics 4, ini adalah kebalikan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Engagement Rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sesi yang tidak terhitung sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Engaged session<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dianggap sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bounce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>Cara menggunakan:<\/b> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Bounce Rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tinggi pada halaman tertentu bisa menjadi indikasi masalah. Mungkin kontennya tidak relevan dengan apa yang dicari pengguna, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">loading speed<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> halaman lambat, atau desainnya tidak menarik. Disisi lain, hal ini juga dapat disebabkan oleh koneksi internet dari pengguna yang cenderung buruk. Namun, pengguna dapat menggunakan data ini untuk mengidentifikasi halaman yang perlu perbaikan untuk memastikan kinerjanya berjalan mulus tanpa hambatan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>\u00a0Exit Rate (Rasio Keluar)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u200b\u200bJangan keliru antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Exit Rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bounce Rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Exit Rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah persentase pengunjung yang meninggalkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kamu dari halaman tertentu, setelah sebelumnya mungkin telah mengunjungi halaman lain. Setiap sesi pasti memiliki satu halaman keluar.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>Cara menggunakan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Perhatikan halaman-halaman dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Exit Rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tinggi. Jika halaman tersebut adalah halaman akhir setelah transaksi, maka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Exit Rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tinggi adalah hal yang wajar. Namun, jika halaman produk atau artikel penting memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Exit Rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tinggi, ini bisa menandakan adanya masalah, misalnya informasi yang kurang lengkap atau tidak ada CTA yang jelas untuk mengarahkan pengguna ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">journey<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berikutnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Average Session Duration (Rata-rata Durasi Sesi)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Average Sessiun Duration <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berfungsi untuk mengukur rata-rata waktu yang dihabiskan pengguna dalam satu sesi di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kamu. Durasi sesi yang lebih lama seringkali dianggap sebagai sinyal positif, menunjukkan bahwa pengunjung menemukan konten website menarik dan bermanfaat.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>Cara menggunakan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Untuk meningkatkan durasi sesi, pastikan konten website ditulis secara detail, mudah dibaca, dan kaya akan elemen visual seperti gambar atau video. Gunakan juga tautan internal (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">internal linking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) untuk mendorong pengguna menjelajahi lebih banyak halaman di website kamu.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Average Engagement Time (Rata-rata Waktu Engagement)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Average engagement time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah salah satu metrik andalan di Google Analytics 4. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Average Engagement Time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berfungsi untuk mengukur rata-rata waktu di mana <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kamu benar-benar menjadi fokus di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">browser<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pengguna. Ini lebih akurat daripada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Average Session Duration<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karena tidak menghitung waktu ketika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tab browser<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak aktif.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>Cara menggunakan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Waktu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">engagement<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tinggi adalah indikator kuat bahwa konten website benar-benar dibaca dan dikonsumsi oleh audiens. Jika metrik ini rendah, pertimbangkan untuk meningkatkan kualitas tulisan, memperbaiki struktur konten, atau menambahkan elemen interaktif untuk menjaga perhatian pengguna.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Kesimpulan\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami metrik <\/span><b>Google Analytics 4<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah langkah fundamental untuk menyukseskan strategi digital menggunakan website. Dengan memantau tujuh metrik penting, pengguna tentunya akan mendapatkan wawasan berharga untuk mengoptimalkan konten, meningkatkan pengalaman pengguna, dan pada akhirnya, mendatangkan lebih banyak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">traffic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berkualitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadikan analisis data sebagai bagian rutin dari manajemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kamu. Teruslah bereksperimen, ukur hasilnya menggunakan <\/span><b>metrik Google Analytics 4<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, dan buat keputusan yang didukung oleh data untuk pertumbuhan jangka panjang.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenali 7 Metrik Google Analytics 4 yang Penting untuk Traffic Website Memahami metrik Google Analytics 4 adalah suatu keharusan bagi para pemilik website, digital marketer, maupun praktisi SEO. Dengan membaca dan mengidentifikasi metrik yang tepat, kamu dapat mengidentifikasi konten mana yang paling disukai audiens, sumber traffic website, hingga menemukan titik-titik krusial yang harus diperbaiki untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":20033,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1733],"tags":[1796,372,511,576,582,522,555],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v14.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenali 7 Metrik Google Analytics 4 yang Penting Untuk Traffic Website<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tingkatkan traffic web dengan memahami metrik Google Analytics. Pelajari data Users, Sessions, &amp; Engagement Time untuk optimasi website.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/kenali-7-metrik-google-analytics-yang-penting-untuk-traffic-website\/\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Kenali 7 Metrik Google Analytics 4 yang Penting Untuk Traffic Website\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Tingkatkan traffic web dengan memahami metrik Google Analytics. Pelajari data Users, Sessions, &amp; Engagement Time untuk optimasi website.\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/google-analytics-.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@makewebeasy\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@makewebeasy\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20018"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20018"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20018\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20697,"href":"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20018\/revisions\/20697"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20033"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20018"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20018"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.makewebeasy.com\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20018"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}